Jumat, 16 Oktober 2026 Smart – Independen – Inspiring
TANS NEWS
INFO TERKINI
Gebyar Yayasan Babussalam Al-Ghifary ke-3 Digelar November 2026 MASDA Jabar Siapkan Pengukuhan Dewan Adat Sunda, Sunda Sabuana Awards 2026 Digelar 18 Oktober di Bandung DPR Desak Kasus Dugaan Markas Judi Online di Rumah Dinas TNI Diusut Tuntas, Siapa di Balik Operasinya? TNI AD Bongkar Dugaan Markas Judi Online di KPAD Cijantung, 11 Orang Diamankan Warga Jabar Bisa Berobat Gratis di Jakarta, KDM: Biaya Ditanggung Pemerintah Persib Tantang Port FC di ASEAN Club Championship, Ini Jadwal dan Live TV 313 Narapidana High Risk Dipindahkan ke Nusakambangan, Jawa Barat Terbanyak Kebakaran Hebat Landa Pasar Andir Garut, 10 Mobil Damkar Dikerahkan
Tans News TV
SUMBER KOMPAS.COM
Beranda › Garut › Kebakaran Hebat Landa Pasar Andir Garut, 10 Mobil Damkar Dikerahkan
Garut

Kebakaran Hebat Landa Pasar Andir Garut, 10 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Pasar Andir Garut, 10 Mobil Damkar Dikerahkan 2. Pasar Andir Garut Dilalap Api, 81 Personel Gabungan Turun Tangan 3. Api Kepung Pasar Andir Garut, Pemadaman Berlangsung hingga Pagi 4. Pasar Andir Garut Terbakar, Asal Api Masih Diselidiki
BAGIKAN ARTIKELKebakaran Hebat Landa Pasar Andir Garut, 10 Mobil Damkar Dikerahkanhttps://tansnews.com/kebakaran-hebat-landa-pasar-andir-garut-10-mobil-damkar-dikerahkan/
Kebakaran Hebat Landa Pasar Andir Garut, 10 Mobil Damkar Dikerahkan

Garut, TansNews.com – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Rabu (7/10/2026) malam. Kobaran api memaksa petugas mengerahkan kekuatan penuh untuk mencegah api semakin meluas ke kawasan pasar dan lingkungan di sekitarnya.

Garut, TansNews.com – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Rabu (7/10/2026) malam. Kobaran api memaksa petugas mengerahkan kekuatan penuh untuk mencegah api semakin meluas ke kawasan pasar dan lingkungan di sekitarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 21.30 WIB. Petugas dari unit terdekat langsung bergerak menuju lokasi, disusul personel dan armada dari sejumlah instansi.

Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam operasi penanganan kebakaran tersebut. Selain armada pemadam, kendaraan suplai air dari sejumlah instansi turut diperbantukan. Tiga unit ambulans juga disiagakan untuk mengantisipasi kebutuhan medis di lokasi.

“Jumlah 81 orang ditambah anggota Forkopimcam kecamatan dikerahkan untuk melakukan upaya pemadaman,” kata Usep Basuki Eko.

Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung berjam-jam. Hingga pukul 02.40 WIB, Kamis (8/10/2026) dini hari, petugas gabungan masih melakukan penanganan di kawasan pasar.

Kekuatan gabungan melibatkan unsur Disdamkar, TNI, BPBD, PMI serta sejumlah unsur pendukung lainnya. Mereka bekerja secara simultan untuk mengendalikan api sekaligus memastikan kobaran tidak kembali menjalar.

Setelah proses pemadaman, petugas melanjutkan dengan pendinginan. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Proses pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah seluruh area dinyatakan aman dari titik api, penanganan kebakaran Pasar Andir dinyatakan selesai.

Jumlah Kios dan Kerugian Masih Didata

Di tengah proses penanganan, pemerintah daerah belum dapat memastikan jumlah kios atau lapak yang terbakar. Pendataan masih dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Garut.

Begitu pula dengan nilai kerugian materi. Angka kerugian belum dapat dipastikan karena petugas masih melakukan pendataan terhadap bangunan dan barang milik pedagang yang terdampak.

Informasi mengenai jumlah kios yang terbakar sebelumnya juga masih bersifat sementara. Laporan lapangan pada Kamis pagi menyebut sedikitnya 26 kios terdampak, namun angka tersebut masih menunggu pendataan resmi pemerintah daerah.

Asal Api Masih Dalam Penyelidikan

Hingga kebakaran dinyatakan selesai, penyebab pasti munculnya api belum diketahui.

Usep mengatakan pihak berwenang masih melakukan penelitian untuk memastikan sumber dan penyebab kebakaran. Berdasarkan keterangan sementara sejumlah saksi, api pertama kali terlihat dari arah bagian tengah pasar.

“Jumlah kios yang terbakar masih dalam penghitungan pihak Indag. Asal api masih dalam penelitian, berdasarkan keterangan saksi, api dari arah tengah pasar,” ujar Usep.

Dengan belum adanya hasil penyelidikan resmi, dugaan mengenai penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Aparat terkait masih melakukan pendalaman untuk mengetahui titik awal api serta faktor yang menyebabkan kobaran cepat membesar.

Kebakaran Pasar Andir ini kembali menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kebakaran di kawasan perdagangan yang memiliki banyak bangunan dan material mudah terbakar. Kecepatan respons petugas menjadi faktor penting untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Jurnalis: Tantan Su
Editor: Redaksi