Kamis, 17 September 2026 Smart – Independen – Inspiring
TANS NEWS
INFO TERKINI
KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT ATR/BPN, Dugaan Suap HGB Mengarah ke Aliran Uang dan Perantara Gempa Susulan Flores M7,7 Mulai Meluruh, BMKG Catat 15.722 Gempa dalam 30 Hari Gempa M2,9 Guncang Kabupaten Bandung, Dirasakan di Pangalengan dan Kertasari 26 Luka Terbuka, Perempuan di Neglasari Tewas; Polisi Tangkap Tersangka di Sampang RAPBD 2027 Kota Bandung Dipatok Rp7,46 Triliun, Belanja Tembus Rp7,82 Triliun Persib Bandung Hadapi FC Seoul di ACL 2, Ujian Berat Menanti Maung Bandung di Seoul Prabowo Ganti Menkeu, Purbaya Dicopot: Suahasil Nazara Ambil Alih Kendali APBN Reshuffle Menkeu: Dari Masalah Koordinasi hingga Polemik Dividen Danantara, Apa yang Terjadi pada Purbaya?
Kompas TV - Live Streaming
KOMPAS TV — LIVE STREAMING
LIVE
Beranda › Internasional › Indonesia–Rusia Perluas Kerja Sama Pertahanan, dari Latihan Bersama hingga Kedokteran Militer
Internasional

Indonesia–Rusia Perluas Kerja Sama Pertahanan, dari Latihan Bersama hingga Kedokteran Militer

Kerja Sama Pertahanan Indonesia–Rusia Diperkuat, Pendidikan Militer hingga Pasukan Khusus Dibahas
BAGIKAN ARTIKELIndonesia–Rusia Perluas Kerja Sama Pertahanan, dari Latihan Bersama hingga Kedokteran Militerhttps://tansnews.com/indonesia-rusia-perluas-kerja-sama-pertahanan-dari-latihan-bersama-hingga-kedokteran-militer/
Indonesia–Rusia Perluas Kerja Sama Pertahanan, dari Latihan Bersama hingga Kedokteran Militer

JAKARTA, TansNews.com — Indonesia dan Rusia kembali memperkuat komunikasi strategis di bidang pertahanan. Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima Duta Besar Federasi Rusia untuk Republik Indonesia, H.E. Sergei Gennadievich Tolchenov, di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

JAKARTA, TansNews.com — Indonesia dan Rusia kembali memperkuat komunikasi strategis di bidang pertahanan. Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima Duta Besar Federasi Rusia untuk Republik Indonesia, H.E. Sergei Gennadievich Tolchenov, di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral Indonesia–Rusia, khususnya dalam membangun kerja sama pertahanan yang lebih konkret dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari rencana kunjungan kerja ke Rusia, peningkatan dialog pertahanan, hingga penguatan kerja sama melalui latihan bersama antarmatra.

Kerja sama pasukan khusus turut menjadi salah satu pembahasan. Selain itu, Indonesia dan Rusia menjajaki penguatan bidang pendidikan serta pelatihan personel sebagai bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertahanan kedua negara.

Tak hanya menyangkut aspek operasional dan pengembangan personel, kerja sama juga diarahkan pada bidang kedokteran militer. Pengembangan kapasitas di sektor tersebut dinilai menjadi salah satu elemen penting dalam memperkuat kemampuan dukungan kesehatan bagi personel pertahanan.

Perkuat Hubungan Pertahanan

Indonesia memandang Rusia sebagai salah satu mitra penting dalam membangun hubungan kerja sama pertahanan. Kerja sama tersebut diletakkan di atas prinsip saling menghormati, saling percaya, kepentingan bersama, serta penghormatan terhadap kedaulatan masing-masing negara.

Pendekatan tersebut menjadi landasan bagi pengembangan hubungan pertahanan Indonesia–Rusia agar tidak hanya bertumpu pada komunikasi diplomatik, tetapi juga diarahkan pada kegiatan kerja sama yang memiliki manfaat konkret bagi kedua negara.

Rencana kunjungan kerja ke Rusia menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Agenda ini sekaligus membuka ruang untuk memperluas dialog mengenai berbagai peluang kerja sama pertahanan antara Jakarta dan Moskwa.

Penguatan dialog dan latihan bersama antarmatra juga menjadi bagian penting dalam pembahasan. Kerja sama semacam ini dapat menjadi ruang bagi kedua negara untuk meningkatkan komunikasi, pertukaran pengalaman, serta kapasitas personel di berbagai bidang pertahanan.

Dari Pasukan Khusus hingga Kedokteran Militer

Kerja sama pasukan khusus menjadi salah satu perhatian dalam pembicaraan Menhan Sjafrie dan Dubes Rusia. Di sisi lain, pendidikan dan pelatihan personel juga menjadi bagian dari agenda penguatan kapasitas pertahanan kedua negara.

Kerja sama pendidikan dan pelatihan memiliki posisi strategis karena peningkatan kemampuan pertahanan tidak hanya bergantung pada perangkat dan teknologi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang mengoperasikannya.

Sementara itu, pembahasan mengenai kedokteran militer menunjukkan cakupan hubungan pertahanan Indonesia–Rusia yang semakin beragam. Penguatan kapasitas di bidang kesehatan militer dapat mendukung kesiapan personel sekaligus memperluas ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarkedua negara.

Dalam pertemuan tersebut, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Kabaloghan Kemhan dan Dirjen Strahan Kemhan.

Pertemuan Indonesia–Rusia ini menegaskan pentingnya diplomasi pertahanan sebagai salah satu instrumen dalam menjaga dan mengembangkan hubungan bilateral. Dengan prinsip saling menghormati dan kepentingan bersama, kerja sama kedua negara diarahkan untuk terus berkembang melalui dialog, latihan, pendidikan, pelatihan, serta peningkatan kapasitas di berbagai bidang pertahanan.

Jurnalis: Tantan Su
Sumber: Biro Infohan Setjen Kemhan