Kamis, 17 September 2026 Smart – Independen – Inspiring
TANS NEWS
INFO TERKINI
KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT ATR/BPN, Dugaan Suap HGB Mengarah ke Aliran Uang dan Perantara Gempa Susulan Flores M7,7 Mulai Meluruh, BMKG Catat 15.722 Gempa dalam 30 Hari Gempa M2,9 Guncang Kabupaten Bandung, Dirasakan di Pangalengan dan Kertasari 26 Luka Terbuka, Perempuan di Neglasari Tewas; Polisi Tangkap Tersangka di Sampang RAPBD 2027 Kota Bandung Dipatok Rp7,46 Triliun, Belanja Tembus Rp7,82 Triliun Persib Bandung Hadapi FC Seoul di ACL 2, Ujian Berat Menanti Maung Bandung di Seoul Prabowo Ganti Menkeu, Purbaya Dicopot: Suahasil Nazara Ambil Alih Kendali APBN Reshuffle Menkeu: Dari Masalah Koordinasi hingga Polemik Dividen Danantara, Apa yang Terjadi pada Purbaya?
Kompas TV - Live Streaming
KOMPAS TV — LIVE STREAMING
LIVE
Beranda › Olah raga › Veda Ega Pratama Terlempar dari Zona Poin, Finis ke-20 di Moto3 Aragon 2026
Olah raga

Veda Ega Pratama Terlempar dari Zona Poin, Finis ke-20 di Moto3 Aragon 2026

BAGIKAN ARTIKELVeda Ega Pratama Terlempar dari Zona Poin, Finis ke-20 di Moto3 Aragon 2026https://tansnews.com/veda-ega-pratama-terlempar-dari-zona-poin-finis-ke-20-di-moto3-aragon-2026/
Veda Ega Pratama Terlempar dari Zona Poin, Finis ke-20 di Moto3 Aragon 2026

Jakarta, TansNews.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus mengakhiri perjuangannya di Grand Prix Aragon Moto3 2026 tanpa tambahan poin. Membela Honda Team Asia, Veda finis di posisi ke-20 dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, Minggu (30/8/2026).

Jakarta, TansNews.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus mengakhiri perjuangannya di Grand Prix Aragon Moto3 2026 tanpa tambahan poin. Membela Honda Team Asia, Veda finis di posisi ke-20 dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, Minggu (30/8/2026).

Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Veda yang sebelumnya tampil menjanjikan pada seri Moto3 Inggris di Sirkuit Silverstone. Saat itu, pembalap rookie asal Indonesia tersebut mampu mengamankan posisi kesembilan dan membawa pulang poin.

Di Aragon, Veda mengawali balapan dari posisi ke-22 setelah mengalami akhir pekan yang cukup sulit sejak sesi practice hingga kualifikasi.

Sempat Masuk Zona Poin

Veda sebenarnya menunjukkan perlawanan sejak awal balapan. Berangkat dari barisan belakang, ia mampu memperbaiki posisi dan sempat masuk ke zona perolehan poin.

Namun, posisi tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir balapan. Memasuki lap-lap terakhir, Veda kembali kehilangan beberapa posisi hingga akhirnya harus melewati garis finis di urutan ke-20.

Veda terpaut 30,197 detik dari pemenang balapan, pembalap Spanyol Maximo Quiles dari CFMOTO Viel Aspar Team.

Hasil tersebut membuat Veda kembali gagal mencetak poin. Aragon menjadi seri keempat sepanjang musim Moto3 2026 di mana pembalap Indonesia itu tidak mampu mengamankan tambahan angka.

Akhir Pekan Sulit Sejak Practice

Performa Veda di Aragon sebenarnya sudah menghadapi tantangan sejak sesi practice.

Pembalap Honda Team Asia tersebut hanya mampu menempati posisi ke-20 pada sesi practice. Posisi itu membuat Veda harus melewati persaingan dari Q1 untuk mendapatkan tempat di grid utama.

Pada sesi Q1, Veda berusaha memperbaiki catatan waktunya. Namun, upayanya belum membuahkan hasil maksimal. Ia hanya menempati posisi kedelapan sehingga gagal melaju ke Q2.

Konsekuensinya, Veda harus memulai balapan dari posisi ke-22.

Posisi tersebut menjadi hasil kualifikasi terburuk Veda sepanjang musim debutnya di kelas Moto3.

Veda Ega Pratama Finis ke-20 Moto3 Aragon 2026, Gagal Raih Poin

Quiles Comeback dengan Kemenangan

Di tengah perjuangan Veda dari barisan belakang, balapan Aragon justru menjadi panggung comeback bagi Maximo Quiles.

Pembalap Spanyol tersebut kembali berlaga setelah sebelumnya absen pada Grand Prix Inggris akibat cedera patah tulang selangka kanan yang dialaminya saat sesi kualifikasi di Silverstone.

Quiles memulai balapan dari posisi ketiga dan langsung masuk dalam persaingan kelompok terdepan. Ia bersaing ketat dengan David Almansa, Marco Morelli, Brian Uriarte, dan Alvaro Carpe.

Almansa yang memulai balapan dari pole position sempat menguasai jalannya balapan pada fase awal.

Namun, Quiles kemudian mengambil alih posisi terdepan pada lap ke-11.

Persaingan semakin ketat ketika Quiles melakukan kesalahan yang membuat Almansa kembali mendapatkan peluang. Meski demikian, Quiles mampu merespons tekanan tersebut dan kembali merebut posisi pertama.

Ia akhirnya mampu mempertahankan keunggulan hingga bendera finis dikibarkan.

Quiles menyelesaikan balapan 17 lap dengan waktu 33 menit 15,478 detik.

Ia unggul 0,264 detik atas Almansa yang finis di posisi kedua. Marco Morelli melengkapi podium dengan selisih 0,715 detik dari sang pemenang.

Posisi keempat ditempati Alvaro Carpe, disusul Brian Uriarte, Adrian Cruces, Casey O’Gorman, Valentin Perrone, Guido Pini, dan Adrian Fernandez yang melengkapi 10 besar.

Veda Dituntut Bangkit di Misano

Hasil di Aragon menjadi pekerjaan rumah bagi Veda Ega Pratama dan Honda Team Asia.

Setelah mampu mencetak poin di Silverstone dengan finis kesembilan, Veda belum mampu melanjutkan momentum tersebut di Aragon.

Meski demikian, perjalanan musim debutnya masih panjang. Tantangan berikutnya akan hadir di Grand Prix San Marino yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Misano pada 11-13 September 2026.

Balapan tersebut menjadi kesempatan bagi Veda untuk kembali memperbaiki performa, terutama dari sisi kualifikasi dan konsistensi saat mempertahankan posisi di fase akhir balapan.

Bagi pembalap Indonesia yang tengah menjalani musim rookie di Moto3, setiap seri menjadi bagian penting dalam proses adaptasi terhadap ketatnya persaingan kelas dunia.

Kini perhatian tertuju ke Misano. Veda dituntut segera bangkit dan kembali menunjukkan potensi yang sebelumnya terlihat saat mampu menembus 10 besar di Silverstone.

Jurnalis: Tantan Su
TansNews.com