Kamis, 17 September 2026 Smart – Independen – Inspiring
TANS NEWS
INFO TERKINI
KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT ATR/BPN, Dugaan Suap HGB Mengarah ke Aliran Uang dan Perantara Gempa Susulan Flores M7,7 Mulai Meluruh, BMKG Catat 15.722 Gempa dalam 30 Hari Gempa M2,9 Guncang Kabupaten Bandung, Dirasakan di Pangalengan dan Kertasari 26 Luka Terbuka, Perempuan di Neglasari Tewas; Polisi Tangkap Tersangka di Sampang RAPBD 2027 Kota Bandung Dipatok Rp7,46 Triliun, Belanja Tembus Rp7,82 Triliun Persib Bandung Hadapi FC Seoul di ACL 2, Ujian Berat Menanti Maung Bandung di Seoul Prabowo Ganti Menkeu, Purbaya Dicopot: Suahasil Nazara Ambil Alih Kendali APBN Reshuffle Menkeu: Dari Masalah Koordinasi hingga Polemik Dividen Danantara, Apa yang Terjadi pada Purbaya?
Kompas TV - Live Streaming
KOMPAS TV — LIVE STREAMING
LIVE
Beranda › Olah raga › Kejurda Futsal Jabar 2026 Resmi Dimulai di Garut, Tuan Rumah Incar Gelar Juara
Olah raga

Kejurda Futsal Jabar 2026 Resmi Dimulai di Garut, Tuan Rumah Incar Gelar Juara

Pembukaan Kejuaraan Daerah Futsal Piala Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat 2026 di Sport Hall Cikuray, Kompleks SOR Adiwijaya, Kabupaten Garut. Ajang ini menjadi momentum bagi Garut untuk mengejar prestasi sekaligus mendorong pengembangan sport tourism dan ekonomi masyarakat.
BAGIKAN ARTIKELKejurda Futsal Jabar 2026 Resmi Dimulai di Garut, Tuan Rumah Incar Gelar Juarahttps://tansnews.com/kejurda-futsal-jabar-2026-resmi-dimulai-di-garut-tuan-rumah-incar-gelar-juara/
Kejurda Futsal Jabar 2026 Resmi Dimulai di Garut, Tuan Rumah Incar Gelar Juara

TansNews.com, GARUT — Gelaran Kejuaraan Daerah (Kejurda) Futsal Piala Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 resmi bergulir setelah dibuka di Sport Hall Cikuray, Kompleks SOR Adiwijaya, Kabupaten Garut.

TansNews.com, GARUT — Gelaran Kejuaraan Daerah (Kejurda) Futsal Piala Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 resmi bergulir setelah dibuka di Sport Hall Cikuray, Kompleks SOR Adiwijaya, Kabupaten Garut.

Ajang yang mempertemukan klub-klub futsal terbaik dari berbagai daerah di Jawa Barat tersebut tidak hanya menjadi arena perebutan prestasi olahraga, tetapi juga menjadi momentum bagi Kabupaten Garut untuk memperkuat ekosistem olahraga sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Ratusan atlet, ofisial, panitia, dan suporter dari berbagai daerah hadir dalam perhelatan tersebut. Mobilitas peserta dan penonton turut memberikan dampak terhadap berbagai sektor ekonomi lokal, mulai dari penginapan, kuliner, transportasi hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, S.IP., M.Si., menyebut kepercayaan menjadikan Garut sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus peluang untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam menggelar event olahraga berskala provinsi.

“Ini merupakan kebanggaan bagi kami, Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya karena dipercaya dan ditunjuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Daerah Futsal Piala Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Tentu ini sebuah kebanggaan yang sangat besar bagi kami.”

Event Olahraga Mulai Dorong Ekonomi Lokal

Menurut Asep, meningkatnya frekuensi penyelenggaraan event olahraga di Garut menunjukkan geliat olahraga daerah yang semakin positif.

Lebih jauh, aktivitas olahraga dinilai telah menciptakan efek ekonomi yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Kehadiran peserta dari luar daerah secara otomatis meningkatkan aktivitas bisnis masyarakat selama berlangsungnya pertandingan.

“Ini menunjukkan bahwa Kabupaten Garut saat ini euforia olahraganya sedang ramai. Alhamdulillah, kegiatan-kegiatan olahraga ini berdampak besar terhadap pembangunan ekosistem perekonomian masyarakat. Ekonomi masyarakat pun ikut terdorong dan semakin menggeliat.”

Fenomena tersebut menjadi peluang bagi Garut untuk tidak hanya dikenal sebagai daerah tujuan wisata, tetapi juga sebagai salah satu destinasi penyelenggaraan event olahraga di Jawa Barat.

Garut Siapkan Konsep Sport Tourism

Pemkab Garut melalui Dispora pun mulai mengarahkan penyelenggaraan event olahraga agar terintegrasi dengan potensi wisata dan seni budaya daerah.

Konsep sport tourism dinilai dapat menjadi salah satu strategi untuk menciptakan multiplier effect. Wisatawan maupun peserta kompetisi tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi juga memiliki kesempatan menikmati destinasi wisata serta kekayaan budaya Kabupaten Garut.

“Ke depan mudah-mudahan akan semakin ramai dengan adanya program sport tourism. Kami ingin mengolaborasikan olahraga dengan potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Garut.”

Semangat tersebut terlihat dalam pembukaan Kejurda Futsal Piala Ketua DPRD Jabar 2026. Opening ceremony tidak hanya menampilkan unsur olahraga, tetapi juga menghadirkan kesenian tradisional khas Garut.

Bagi Pemkab Garut, perpaduan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan identitas budaya lokal kepada peserta dan masyarakat yang datang dari berbagai daerah.

“Barusan dalam opening ceremony juga kami menampilkan kesenian tradisional Kabupaten Garut. Ini menjadi salah satu langkah awal dan cikal bakal untuk pencanangan sport tourism di Kabupaten Garut.”

Tuan Rumah Punya Target Pertahankan Gelar

Di tengah kemeriahan sebagai tuan rumah, Garut juga membawa target besar di arena pertandingan.

Tim futsal Kabupaten Garut datang dengan modal penting setelah menyandang status sebagai juara bertahan futsal Jawa Barat. Status tersebut sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi tim tuan rumah untuk kembali menunjukkan kualitasnya di hadapan publik sendiri.

Asep berharap dukungan masyarakat dapat menjadi tambahan motivasi bagi para pemain Garut untuk mempertahankan prestasi yang telah diraih sebelumnya.

“Perlu diketahui, Kabupaten Garut merupakan juara bertahan futsal di Jawa Barat. Kita semua tentu berharap dan mendoakan agar pada kejuaraan kali ini Garut bisa kembali mempertahankan gelar juara.”

Dengan dukungan masyarakat, kesiapan fasilitas pertandingan di Sport Hall Cikuray SOR Adiwijaya, serta atmosfer kompetisi yang melibatkan tim-tim dari berbagai daerah, Kejurda Futsal Piala Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat 2026 diharapkan mampu melahirkan persaingan sehat sekaligus prestasi baru.

Lebih dari sekadar perebutan trofi, penyelenggaraan event tersebut menjadi momentum bagi Kabupaten Garut untuk memperkuat ekosistem olahraga, membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, memperkenalkan seni budaya lokal, serta meletakkan fondasi pengembangan sport tourism.

Garut kini tidak hanya mengejar kemenangan di lapangan. Di balik kompetisi futsal tersebut, terdapat agenda yang lebih besar: menjadikan olahraga sebagai penggerak prestasi, ekonomi, pariwisata, dan kebanggaan daerah.

Jurnalis: Tantan Su