Jumat, 16 Oktober 2026 Smart – Independen – Inspiring
TANS NEWS
INFO TERKINI
Gebyar Yayasan Babussalam Al-Ghifary ke-3 Digelar November 2026 MASDA Jabar Siapkan Pengukuhan Dewan Adat Sunda, Sunda Sabuana Awards 2026 Digelar 18 Oktober di Bandung DPR Desak Kasus Dugaan Markas Judi Online di Rumah Dinas TNI Diusut Tuntas, Siapa di Balik Operasinya? TNI AD Bongkar Dugaan Markas Judi Online di KPAD Cijantung, 11 Orang Diamankan Warga Jabar Bisa Berobat Gratis di Jakarta, KDM: Biaya Ditanggung Pemerintah Persib Tantang Port FC di ASEAN Club Championship, Ini Jadwal dan Live TV 313 Narapidana High Risk Dipindahkan ke Nusakambangan, Jawa Barat Terbanyak Kebakaran Hebat Landa Pasar Andir Garut, 10 Mobil Damkar Dikerahkan
Tans News TV
SUMBER KOMPAS.COM
Beranda › Kebudayaan › MASDA Jabar Siapkan Pengukuhan Dewan Adat Sunda, Sunda Sabuana Awards 2026 Digelar 18 Oktober di Bandung
Kebudayaan

MASDA Jabar Siapkan Pengukuhan Dewan Adat Sunda, Sunda Sabuana Awards 2026 Digelar 18 Oktober di Bandung

MASDA Jabar menjadwalkan Sunda Sabuana Awards 2026 dan pengukuhan Dewan Adat Sunda (DATSUN) pada 18 Oktober 2026 di Bandung.
BAGIKAN ARTIKELMASDA Jabar Siapkan Pengukuhan Dewan Adat Sunda, Sunda Sabuana Awards 2026 Digelar 18 Oktober di Bandunghttps://tansnews.com/masda-jabar-sunda-sabuana-awards-2026-bandung/
MASDA Jabar Siapkan Pengukuhan Dewan Adat Sunda, Sunda Sabuana Awards 2026 Digelar 18 Oktober di Bandung

BANDUNG, TansNews.com — Majelis Adat Sunda Jawa Barat (MASDA Jabar) menjadwalkan kegiatan Peringatan Hari Kebudayaan Nasional bertajuk “Budaya Sunda, Panyeurundak Budaya Nusantara” melalui agenda Sunda Sabuana Awards 2026 dan pengukuhan Dewan Adat Sunda (DATSUN) tingkat kota, kabupaten, dan kewilayahan.

BANDUNG, TansNews.com — Majelis Adat Sunda Jawa Barat (MASDA Jabar) menjadwalkan kegiatan Peringatan Hari Kebudayaan Nasional bertajuk “Budaya Sunda, Panyeurundak Budaya Nusantara” melalui agenda Sunda Sabuana Awards 2026 dan pengukuhan Dewan Adat Sunda (DATSUN) tingkat kota, kabupaten, dan kewilayahan.

Acara tersebut akan berlangsung pada Minggu, 18 Oktober 2026, pukul 13.30–16.00 WIB, bertempat di Gedung Pusat Kebudayaan, Jalan Naripan Nomor 7–9, Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan ini mengangkat budaya Sunda sebagai bagian penting dari kekayaan kebudayaan Indonesia. Selain menjadi ruang apresiasi melalui Sunda Sabuana Awards 2026, agenda tersebut juga mencakup pengukuhan Dewan Adat Sunda (DATSUN) untuk wilayah kota, kabupaten, dan kewilayahan.

Penguatan kelembagaan adat menjadi salah satu agenda utama

Pengukuhan DATSUN menjadi salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut. Pembentukan dan penguatan kelembagaan adat di tingkat daerah diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan tradisi, nilai-nilai kearifan lokal, serta identitas budaya Sunda di tengah perkembangan masyarakat modern.

MASDA Jabar menjadwalkan Sunda Sabuana Awards 2026 dan pengukuhan Dewan Adat Sunda (DATSUN) pada 18 Oktober 2026 di Bandung.

Keberadaan kelembagaan adat juga memiliki ruang strategis untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam pelestarian budaya, pewarisan tradisi antargenerasi, serta pengembangan kegiatan kebudayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini.

Namun, rincian mengenai susunan pengurus yang akan dikukuhkan, daftar penerima penghargaan, serta mekanisme penilaian Sunda Sabuana Awards 2026 belum tercantum secara lengkap dalam poster publikasi.

Sunda Sabuana Awards 2026 menjadi ruang apresiasi budaya

Selain agenda pengukuhan, Sunda Sabuana Awards 2026 menjadi bagian dari rangkaian acara yang mengusung semangat penghargaan terhadap budaya Sunda.

Penghargaan kebudayaan dapat menjadi instrumen untuk memberikan pengakuan kepada individu, komunitas, maupun pihak-pihak yang berkontribusi terhadap pemeliharaan dan pengembangan kebudayaan. Meski demikian, kategori penghargaan dan nama penerima untuk penyelenggaraan tahun 2026 ini masih perlu dikonfirmasi kepada panitia.

Tema “Budaya Sunda, Panyeurundak Budaya Nusantara” menempatkan kebudayaan Sunda dalam konteks kebudayaan nasional. Pesan yang diusung menegaskan pentingnya menjaga identitas lokal sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan keragaman budaya Indonesia.

Gedung Pusat Kebudayaan menjadi lokasi kegiatan

Penyelenggara mencantumkan Gedung Pusat Kebudayaan di Jalan Naripan Nomor 7–9, Bandung, sebagai lokasi acara. Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama dua setengah jam, mulai pukul 13.30 hingga 16.00 WIB.

Poster juga memuat undangan kepada masyarakat dan para tamu untuk menghadiri kegiatan tersebut. Pelaksanaan acara diharapkan menjadi momentum pertemuan berbagai unsur yang memiliki perhatian terhadap pelestarian adat dan kebudayaan Sunda.

Hingga berita ini disusun, informasi terperinci mengenai daftar undangan, susunan acara, nama tokoh yang hadir, serta hasil pengukuhan belum tersedia dalam materi publikasi yang diterima redaksi.

Menjaga budaya Sunda, memperkuat identitas Nusantara

Pelestarian kebudayaan tidak cukup hanya melalui seremoni. Keberlanjutan tradisi membutuhkan keterlibatan masyarakat, regenerasi pelaku budaya, penguatan komunitas adat, serta program nyata yang mampu menjadikan kebudayaan tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui agenda Sunda Sabuana Awards 2026 dan pengukuhan DATSUN, MASDA Jabar mengagendakan sebuah kegiatan yang menempatkan apresiasi budaya dan kelembagaan adat dalam satu rangkaian.

Publik kini menantikan pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk kontribusi konkret yang dapat dihasilkan bagi pelestarian budaya Sunda di Jawa Barat dan penguatan kebudayaan Nusantara.

Jadwal kegiatan:

  • Acara: Peringatan Hari Kebudayaan Nasional, Sunda Sabuana Awards 2026, dan Pengukuhan DATSUN.
  • Hari/tanggal: Minggu, 18 Oktober 2026.
  • Waktu: Pukul 13.30–16.00 WIB.
  • Tempat: Gedung Pusat Kebudayaan, Jalan Naripan Nomor 7–9, Bandung, Jawa Barat.
  • Penyelenggara: Majelis Adat Sunda Jawa Barat (MASDA Jabar).

Catatan redaksi: Berita ini disusun berdasarkan materi poster kegiatan. Informasi mengenai daftar penerima penghargaan, nama pengurus yang dikukuhkan, dan keterangan resmi panitia perlu dilengkapi melalui konfirmasi lebih lanjut.

Jurnalis: Tantan Su | Editor: Redaksi